/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}
Tampilkan postingan dengan label asi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asi. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh



Habbatussauda berasal dari Eithopia/Habasyi kualitas terbaik dari Afrika, warna lebih hitam,
bau lebih harum, rasa lebih pahit, dan dipupuk hanya dengan pupuk organik
Dalam sebuah hadits disebutkan:
“Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian” {Shohih HR Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215}

Tinjauan secara medis, habbatussauda meningkatkan kekebalan tubuh secara signifikan sehingga mampu melawan penyakit yang diderita tubuh.
Habbatussauda cap Kurma Ajwa terbuat dari 100% Habbatussauda berkualitas tinggi (jenis HABASYAH/ETHIOPHIA), diproses dengan teknologi modern, sehingga terjamin higienisnya.
Proses ini menghasilkan produk habatussauda cap kurma ajwa yang lebih hitam, berminyak dan lebih halus sehingga mudah diserap tubuh serta lebih terasa khasiatnya.
Pengobatan penyakit menurut syariat Islam lebih dianjurkan dengan menggunakan obat-obatan alami (Non Kimia atau non sintetis) karena lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.
Beberapa zat/obat-obatan dan cara pengobatan yang telah direkomendasikan penggunaannya oleh Rasulullah shalalallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengobati penyakit dan menjaga kesehatan, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi habbatussauda, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam
“Sesungguhnya dalam habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit kecuali kematian” (Shohih. H.R Bukhari & Muslim)
Manfaat dan kegunaan
Habbatussauda cap kurma ajwa bermanfaat untuk membantu mengobati berbagai macam penyakit ringan dan kronis seperti : rematik, asam urat, peradangan persendian, tenggorokan, migrain, exim, berbagai alergi, gangguan jantung, batu emepedu, liver, kencing manis, TBC, paru-paru kronis, sesak napas, asma, stroke, menstabilkan kolesterol, tekanan darah dan gula darah, anemia, membantu mengatasi wasir, insomnia, kanker, membuang racun dalam tubuh serta meningkatkan ASI, daya tahan tubuh/stamina.
“Bila dikonsumsi secara rutin akan mendapatkan manfaat yang luar biasa, tubuh anda Insya Allah akan lebih sehat dan tidak mudah sakit”

Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh


Jintan hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi habbatussauda’ dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pada tahun 1993, DR. Basil Ali dengan koleganya dari College of Medicine, di Universitas King Faisal mempublikasikannya dalam jurnal Pharmasetik Saud. Kemampuan ekstrak Habbatussauda’ diakui Prof . G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan bioregulator. Dengan demikian, Habbatussauda’ dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker dan AIDS.
Meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kewaspadaan
Dengan kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam linoleat (omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatussauda’ juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan kepada anak usia pertumbuhan dan lansia.
Meningkatkan bioaktivitas hormon
Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah. Dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis hormon di ataranya hormon reproduksi yang berhubungan dengan gairah seksual. Salah satu kandungan Habbatussauda adalah setrol yang berfungsi sebagai sintesa dan bioaktivitas hormon.

 


Menetralkan racun dalam tubuh
Racun dapat menganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya konsentrasi. Habbatussauda’ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.
Mengatasi gangguan tidur dan stress
Sapion yang terdapat pada Habbatussauda’ mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.
Anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asthma bronkial. Minyak yang dibuat dari Habbatussauda’ dapat mengisolasi dithimoquinone. Minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderta asthma bronkial.
Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993 membuktikan kristal dari negelone memberi efek suppresive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinasi C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin.
Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich. Yang melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70 % yang menderita alergi debu, serbuk, jerawat dan asthma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatussauda’). Dalam prakteknya Dr. Schleincher memberi resep Habbatussauda’ ke pasiennya yang menderita influenza.
Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri
Habbatussauda’ mengandung minyak atsiri dari minyak volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan membuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampuh membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti ampicilin dan tetrasiklin.


Melancarkan asi ( air susu ibu )
Kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonoal yang terdapat dalam minyak Habbatussauda’ dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian ini kemudian dimuat dalam literatur penelitian Universitas Potchetstroom tahun 1989.
Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan balita
Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan nutrusi untuk meningkatkan isstem kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim hujan anak sangat mudah terkena flu dan pilek. Kandungan Omega 3, Omega 6 dan Omega 9 yang terdapat pada Habbatussauda’merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak.
Meremajakan sel-sel kulit dan menunda proses penuaan
Kulit merupakan salah satu organ tubuh terluar yang penting. Fungsinya melindungi tubuh dari benturan fisik, kuman dan jamur. Habbatussauda’ sangat baik untuk menjaga kelembaban, kehalusan dan keremajaan kulit.
Nutrisi bagi lansia dan food suplement
Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda’ mengandung 15 macam asam animo penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.
Prinsip-prinsip anti tumor pada Kongres Kanker Internasional di New Delhi pada musim gugur yang lalu, minyak Habbatussauda’ diperkenalkan ilmuan kanker Immonobiologi Laboratory dari Carolina Selatan. Habbatussauda’ dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Interferonnya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.

Kamis, 14 Februari 2013

IMMUNISASI / VAKSINASI



Pada Abad ke 7 telah ditemukan Vaksin oleh sekelompok Buddhist bahwa mereka bisa imun dengan meminum racun Ular. Cina pada Abad ke 16 mengontakan Cacar Air dengan menempatkan bubuk kerak pada anak-anak yang sehat.

Vaksin pertama kali dikenal oleh Edward Jenner seorang Dr Inggris yg pd th 1796 meneliti sebuah kasus cacar pada seorang pekerja dan memutuskan untuk mengimunisasi cacar sapi ringan. Perkembangan imunisasi selanjutnya dikembangkan oleh Louis Pasteur pd akhir abad 19 melalui vaksin Rabiesnya.
Tahun 1920 Vaksin Difteri dan Partusis lalu pada Tahun 1973 Imunisasi BCG.
Peningkatan sejumlah masalah kesehatan setelah divaksin mencetuskan gerakan diseluruh dunia menuntut dilakukan kajian tentang efek buruk jangka panjang dan menahun dari Vaksin. Tetapi Pemerintah dan Farmasi tidak menyetujui dan tidak mendukung hal ini. Berbagai macam imunisasi banyak memakan korban anak2, mereka menderita kelainan syaraf, cacat, diabetes, autis, autoimun, dsb.
Vaksin adalah BISNIS BESAR, sebuah badan penelitian tekhnologi internasional yaitu Frost & Sullivan memperkirakan bahwa pasar Vaksin manusia dunia menguat dari $ 2,9 Milyard pd tahun 1995 menjadi lebih dari $ 7 Milyard pd tahun 2001
Selama 50 tahun terakhir sistem Rumah Sakit termasuk bagian penting dari proses Produsen dan Konsumen, sistem Kapitalis menciptakan Penyakit-penyakit itu sendiri dengan demikian menciptakan kerja dan obat-obatan serta peralatan yang tak perlu bagi mereka yang bekerja di rumah sakit dan semua diupah atas pekerjaannya, dengan demikian menjamin adanya pekerjaan yang langgeng diatas Penyakit atau Penderitaan orang lain.
Semua Vaksin mengandung Kuman & Virus yg berbahaya buat tubuh walaupun telah dilemahkan karena masih mengandung RNA & DNA berpenyakit,
Vaksin bahan utamanya adalah :
  1. Mikro Organisme ( Virus/Bakteri Hidup & Mati)
  2. Bahan kimia
  3. Rekombinasi DNA
Dan bahan-bahan tambahan lainnya adalah :
  1. Alumunium, Logam ini ditambahkan kepada Vaksin dalam bentuk Gel untuk mendorong produksi antibodi, efek sampinya adalah penyebab Kejang, Alzeimer, Kerusakan Otak dan Pikun.
  2. Neomisin & Streptromisin (antibiotik), adalah bahan Pencetus Alergi.
  3. Fenol, bahannya berasal dari Tar Batubara digunakan dalam produk bahan Pewarna, Desinfektan, Plastik, Bahan Pengawet dan germisida.
  4. Timerosal/Merkuri, adalah bahan pengawet yang mengandung 50% Etilmerkuri yang mempunyai sifat yang sama dengan merkuri (air raksa) yang sangat beracun. Dimana Merkuri mempengaruhi sistem syaraf dan sistem imun dimana menyebabkan rusaknya transmisi sinyal di otak dan sistem syaraf Perifer ( sistem syaraf di luar otak dan sumsum tulang belakang )
  5. Formalin, bahan yang digunakan untuk pengawet mayat.
  6. Benzetonium Klorida,
  7. Etilen Glikol,
  8. Gelatin,
  9. Glutumat, dll
Dua hal ketika kondisi Manusia ketika di vaksin adalah :
  1. Bila tidak kuat akan menyebabkan Kematian
  2. Bila Kuat akan tetap Hidup tetapi akan banyak mengalami masalah kesehatan, karena ALLAH menciptakan sistem immun yg sempurna melalui ASI yg diberikan kepada Bayi bila bayinya diberi ASI selama minimal 6 Bulan sampai 2 tahun
Reaksi Buruk Vaksin :
  1. RACUN, Pada Vaksin terkandung Bakteri. Bakteri ini bisa melepaskan racun dalam aliran darah, jika masuk ke otak dapat menjadi masalah perSYARAFan salah satunya adalah penyebab AUTIS.
  2. AUTOIMUN, Sistem imun yang menyerang lebih banyak daripada seharusnya, karena mimiawinya serupa.
  3. INFEKSI, Vaksin mengandung Virus hidup yang seharusnya dicegah.
Folio yang sejak 1 januari 2000 tidak dianjurkan karena bertanggung jawab terhadap kasus Folio yang dilaporkan pertahun meningkat setelah di vaksin dg Folio.  Juga Campak, Rubela dan Cacar Air yang seharusnya dicegah.
Melemahnya sistem imun menghasilkan meningkatnya kemungkinan dari hampir semua macam penyakit, seperti kelelahan, capek, loyo, peradangan, infeksi yang berulang, reaksi alergi, lambatnya penyembuhan luka, diare kronis, dsb.
Infeksi yang disebabkan berkembangnya organisme yang seharusnya memang normal berada dalam tubuh kita akibat Vaksin menjadi BERKEMBANG SECARA BERLEBIHAN seperti Jamur, infeksi Ragi pada Vagina dan Jamur Mulut.
Beberapa Ilmuan Bantah Imunisasi :
  1. Dr. Jamesm dari AS :” satu2nya vaksin yg selamat adalah tdk menggunakannya “
  2. Dr. JW Hodge :”vaksinasi tdk melindungi, bahkan menyebabkan subjeknya lebih mudah diserang penyakit dg melemahkan ketahanan tubuh alami, Jutaab Manusia meninggal akibat Vaksinasi
  3. Prof.L.C.Vincent dari Inggris :”setiap vaksin mempunyai bahaya tertentu dan bisa menghasilkan penyakit & komplikasi dibanding manfaatnya”
Mengapa vaksin gagal melindungi terhadap penyakit?

Walene James, pengarang buku Immunization: the Reality Behind The Myth, mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata.

Sebelum introduksi vaksin cacar dan gondok, kasus cacar dan gondok yang menimpa anak-anak adalah kasus tidak berbahaya. Vaksin “mengecoh” tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang diinjeksi.

SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) naik dari 0.55 per 1000 orang di 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu di mana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kasus SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Persentase kasus SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Naikan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena perbaikan sanitasi dan kemajuan medikal kecuali SIDS.

Kasus kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada balita naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.

Dr. W. Torch berhasil mendokumentasikan 12 kasus kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam paska imunisasi DPT. Dia kemudian juga melaporkan 11 kasus kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam paska injeksi DPT. Saat dia mempelajari 70 kasus kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.

Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada pemberitaan negatif apapun mengenai mereka di media utama karena mereka begitu menguntungkan bagi perusahaan farmasi.

Ada alasan yang valid untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi mereka juga kontraproduktif karena melukai sistem kekebalan yang meningkatkan resiko kanker, penyakit kekebalan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.

Lalu adakah imunisasi yang benar menurut Islam?



Ada! Bahkan Rasulullah sendiri yang mengajarkan dan merekomendasikannya.

Imam Bukhari dalam Shahih-nya men-takhrij hadits dari Asma’ binti Abi Bakr

Dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah ibn Zubair di Mekah mengatakan, “Saya keluar dan aku sempurna hamilku 9 bulan, lalu aku datang ke madinah, aku turun di Quba’ dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, maka beliau Shalallaahu alaihi wasalam menaruh Abdullah ibn Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau Shalallaahu alaihi wasalam memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah ibn Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, kemudian beliau men-tahnik-nya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam pun mendo’akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.

Dalam shahihain -Shahih Bukhari dan Muslim- dari Abu Musa Al-Asy’ariy, “Anakku lahir, lalu aku membawa dan mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam memberinya nama Ibrahim dan kemudian men-tahnik-nya dengan kurma.” dalam riwayat Imam Bukhari ada tambahan: “maka beliau SAW mendoakan kebaikan dan memdoakan keberkahan baginya, lalu menyerahkan kembali kepadaku.”

Ibu saya pernah mengatakan bahwa bayi dilahirkan dalam keadaan kekurangan glukosa. Bahkan apabila tubuhnya menguning, maka bayi tersebut dipastikan membutuhkan glukosa dalam keadaan yang cukup untuknya. Bobot bayi saat lahir juga mempengaruhi kandungan glukosa dalam tubuhnya.

Pada kasus bayi prematur yang beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100 ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.

Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah.

Hal ini bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, seperti bayi menolak untuk menyusui, otot-otot bayi melemas, aktivitas pernafasan terganggu dan kulit bayi menjadi kebiruan, kontraksi atau kejang-kejang.

Terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti insomnia, lemah otak, gangguan syaraf, gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya.

Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik lewat mulut, maupun pembuluh darah.

Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk glukosa seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat bisa menjauhkan sang bayi dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat.

Disunnahkannya tahnik kepada bayi adalah obat sekaligus tindakan preventif yang memiliki fungsi penting, dan ini adalah mukjizat kenabian Muhammad SAW secara medis dimana sejarah kemanusiaan tidak pernah mengetahui hal itu sebelumnya, bahkan kini manusia tahu bahayanya kekurangan kadar glukosa dalam darah bayi.

Tahnik sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang beriman kepada Allah, atau dapat pula dilakukan ayah atau ibu sang bayi.

Penutup

Imunisasi yang selama ini digembar-gemborkan oleh Zionis dapat berdampak kepada masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan ras lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Sudah cukup adik laki-laki saya yang menjadi korban konspirasi imunisasi ini. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan.

Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Qur’an surah Al-Hujuraat (49) : 6

Masih banyak sumber yang belum saya paparkan di sini. Termasuk bagaimana teknologi pengetahuan Islam menyingkap bagaimana setan dapat menjadikan manusia menjadi jahat melalui makanan yang haram yang kita konsumsi. Insya Allah lain waktu saya dapat menjelaskannya.

Semoga Allah memberkahi dan melindungi kita semua. Amin
Sejak Lahir sesungguhnya immun manusia sudah berfungsi walaupun belum sempurna (innate immunity), Fungsi Immun meningkat seiring berkembangnya organ2 tubuh yg kemudian mempunyai antigen (adaptive immunity), itu sebabnya Bayi harus diberi ASI selama 6 s/d 2 tahun.
ALLAH menciptakan Manusia dan Alam Semesta dengan sangat sempurna, begitupun sistem immunitas kita sudah mempunyai sebuah sistem…..vaksin/ imunitas hanya akan merubah bahkan merusak sebuah sistem yg ALLAH sudah rancang sedemikian sempurnanya.
Vaksin yg digembar-gemborkan adalah ” untuk meningkatkan Kekebalan Tubuh ” namun pada kenyataannya adalah SEBALIKnya….namun kalau boleh kita bicara jujur dan mau mengetahui lebih jauh…..vaksin adalah tidak lebih dari sebuah Konspirasi internasional (Zionis) utk melemahkan dan menghancurkan Ummat Islam …..dimana agar Ummat Islam menjadi Lemah dan Bodoh dan juga merupakan Ladang BISNIS Zionis mudah dan Cepat karena bersifat Massal…..
Immunitas sangat terkait dengan fungsi Organ Limpa …didalam sebuah Hadist disebutkan Pengobatan yg terbaik adalah dg “Madu & Bekam”. Madu yang mempunyai Kandungan Vitamin dan zat-zat lain lengkap dan sangat dibutuhkan oleh tubuh ini afinitasnya sangat jelas kearah Limpa dimana orang yang mengkonsumsi madu imunitasnya akan meningkat….BEKAM adalah sebuah tekhnik membuang darah kotor yg dimana setiap pembekaman sel2 darah merah & sel2 darah putih akan menjadi dalam kondisi stabil dan yg luar biasa adalah setiap pembekaman akan selalu meningkatkan plasma darah yg selalu meningkat dan terus meningkat dari setiap pembekaman ke pembekaman berikutnya, dimana plasma darah ini sangat erat kaitannya dengan fungsi organ limpa & Liver artinya imunitas & sirkulasi darah seseorang akan selalu bertambah baik setiap kali pembekaman…..
Semua Pilihan ada pada diri kita masing-masing. namun sebagai Ummat Islam selalu ada pilihan-pilihan yang Terbaik dan yang bermanfaat secara Spiritual dan Struktural yang bisa diambil. dan semuanya sudah diajarkan dan diterapkan oleh Junjungan Nabi Kita Rasulullah SAW. Semua yang Rasul contohkan bisa dikaji dan dibuktikan secara ILMIAH dan selalu dalam KONTEKS ALAMIAH dan ILLAHIYAH. Pengobatan Modern hanya mengenal konsep ILMIAH dg konsepnya “Trial & Error” yaitu Gagal coba lagi-gagal coba lagi. Sementara Islam sebagai Rahmatan lil Alamin sudah mempunyai sebuah konsep yang jauh lebih sempurna yaitu mengedepankan ILLAHIYAH dengan bahan-bahan yangg ALAMIAH (HALLALAN THOYYIBAN) dan semua bisa kita bedah dan buktikan secara ILMIAH.
“Sesungguhnya ALLAH tidak akan menjadikan kesembuhan dg sesuatu yang IA Haramkan atasmu”

Sumber majalah thibun nabawi,

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha , Car Price in India