/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Rabu, 18 September 2013

Teh Rosella ternyata luar biasa

Tanaman Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) mulanya berasal dari Afrika & Timur Tengah, memiliki khasiat utama sebagai antioksidan pencegah pengapuran tulang, penuaan dini, memperlambat menopause dan mengurangi dampak negatif nikotin.

Tanaman Rosella memiliki lebih dari 300 spesies yang tersebar pada daerah tropis dan non tropis. Biasanya, digunakan sebagai tanaman hias dan beberapa diantaranya dipercaya memiliki kasiat medis, salah satu diantaranya adalah rosella merah atau rosella (Hibiscus Sabdariffa).

Pada tahun 2006, dilakukan penelitian tentang manfaat medis dari rosela merah (Hibiscus sabdariffa). Dari hasil penelitian tersebut diperoleh hasil 1,7 mmmol/prolox antioksidan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kumis kucing yang antioksidannya teruji klinis meluruhkan batu ginjal.

Rosella banyak mengandung Kalsium, Vitamin C, D, B-1, B-2, Magnesium, omega-3, beta- carotene dan 18 asam amino essensial untuk tubuh diantaranya lysine dan agrinine. Tiap 100 gram kelopak rosella segar mengandung 260-280 miligram vitamin C, vitamin B1 dan B2. Kandungan vitamin C yang ada, 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat dari jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar dari buah belimbing.

Khasiat bunga Rosella :

    Bersifat detoksifikasi, menetralkan racun
    Menurunkan tekanan darah
    Menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes
    Menghambat tumbuhnya kanker
    Menjaga stamina
    Menurunkan kolesterol dalam darah
    Menyeimbangkan berat badan
    Mengurangi panas dalam dan susah BAB
    Menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati
    Mengurangi pusing / migraine
    Mengandung multivitamin, termasuk vit.C dan Beta karoten
    Membantu memulihkan dari ketergantungan obat

Rossen-T

Cara menanam Rosella

Persemaian
Sebelum disemaikan, rendam biji selama satu hari satu malam. Ambil biji yang tenggelam dan semaikan pada lahan yang sudah diolah, diairi air. Setelah tumbuh bisa dipindah ke polybag atau dipindah ke lahan yang lebih luas.

Persiapan Lahan
Persiapan lahan dilakukan dengan mengaruh (mencangkul) tanah secara membujur dan melintang. Campurkan pupuk kandang sebagai pupuk dasar kemudian lahan diberi jarak antar 1,5 m.

Penanaman
Untuk penanaman biji secara langsung di lahan dilakukan dengan di tinggal tiap lubang tanam diisi 2-3 biji. Sedangkan untuk penanaman bibit yang telah disemaikan dipindahkan ke polybag setiap lubang diisi dengan 1-2 bibit.

Pemupukan
Pada umur 7-8 minggu diberi pupuk kandang kembali supaya tidak sampai tanaman kekurangan pupuk.

Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit yang paling banyak menyerang rosella adalah hama kutu daun dan penyakit Phytopthora. Penanganannya adalah dengan penyemprotan obat antikutu ataupun berbagai jenis pestisida atau dipangkas supaya tidak menular.

Pemeliharaan
Selama pertumbuhan tanaman perlu diwaspadai keberadaan gulma yang akan berdampak negatif, oleh karena itu dilakukan penyiangan sesuai kondisi lahan.

Panen
Tanaman rosella mulai menghasilkan bunga pada umur 120 hari dan dapat dipanen secara terus-menerus dalam jangka waktu 3 bulan sebelum akhirnya diganti dengan bibit baru. Per batang tanaman rosella dapat menghasilkan 1,5 kg bunga basah. Pemanenan menggunakan gunting untuk memotong tangkai bunga, kemudian dilakukan pemisahan biji. Sesudah itu dijemur di bawah terik matahari selama 3-5 hari, yang akhirnya siap digunakan konsumsi pribadi ataupun dikemas untuk tujuan dijual.

0 komentar :

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha , Car Price in India